Masih inget permainan tradisional yang kita mainkan dulu?

Posted: 2 Juli 2012 in dunia 90-an, dunia sosiologi

Permainan Anak Tradisional vs Modern

Permainan tradisional mungkin semakin terlupakan oleh anak anak kecil di jaman sekarang ini, dahulu anak2 sering berkumpul dan bermain bersama, untuk mengenal lawan jenis mereka pun brmain brsama. karena kebersamaan mereka yg mmbuat kekompakan suatu kelompok, dan membuat daya kreatif anak menjadi lebih bagus. Namun dengan seiring brubahnya jaman permainan anak jaman dahulu mulai punah dan hampir tidak pernah ada lagi kita jumpai anak2 kecil yang bermain. Karena sekarang permainan anak sudah di dukung oleh kecanggihan teknologi yang sudah mempengaruhi anak2 jaman sekarang.

Perbedan permainan jaman dahulu dengan jaman sekarang adalah :

1. Jaman dahulu

– tidak memerlukan biaya yang mahal
– meningkatkan kekompakan anak
– kerjasama antar anak yang kuat
– tanpa memilih teman yang kaya ataupun miskin

2. Jaman sekarang
– memerlukan biaya yang lebih banyak
– bermain secara individu ( karena permainan tergantung skill masing masing anak semakin sering memainkan semakin hebat)
– permainan kerjasamanya kurang, lebih ke ego dan gengsi
– permainan tertentu yang bisa dinikmati semua anak
Dilihat dari perbedaan tersebut bisa kita lihat perbedaannya, berikut adalah macam-macam permainan anak tradisional / jaman dahulu :

1.Permainan Lompat Tali
permainan ini ada hukumannya trsendiri bagi siapa yg tidak bisa melewati tinggi tali karet yg dbentangkan maka akan gantian brjaga sebagai pemegang talinya.
permainan ini murah dan tidak memerlukan biaya lebih, kekompakan dari permainan ini juga bgus, karena semangat dari anak2 untuk berhasil melwatinya juga diperlukan teknik sendri dan lompatan yang tinggi, kadang dengan berbagai cara akan mereka coba untuk dapat melewat nya.

2. Permainan Gobak Sodor

Permainan gobak sodor ini juga merupakan permainan yang menarik dan memerlukan kekompakan sebuah kelompok, permainan ini terdiri dari 2 kelompok. Kelompok penjaga dan kelompok yang harus bisa meloloskan diri dari penjagaan. Permainan ini hanya berbentuk kotak bujur sangkar yang biasanya ada 4 kotak / 6 kotak bujur sangkar. Kelompok penjaga berdiri di garis yang sudah ditentukan sedangkan lawan harus bisa masuk ke kotak tersebut dengan syarat tanpa terpegang / disentuh oleh penjaganya. Permainan ini juga tidak memerlukan banyak biaya, hanya lahan yang agak luas.
3. Permainan Petak Umpet
Petak Umpet, jenis permainan yang memerlukan kesiagaan bagi anak yang menjaga tempat dimana digunakan sebagai tempat untuk mematikan lawan yang bersembunyi, apabila sudah mengetahui lawan yang kelihatan dengan menyebut namanya dan memegang tempat pertahanannya. Namun selain mempertahankan tempat tersebut penjaga juga harus mencari anak lainnya yang bersembunyi, sampai semua anak yang bersembunyi tersebut di temukan.

4. Permainan Enggrang
sudah lama kita ketahui dan permainan ini memerlukan bahan dari batang bambu yang diberi sandaran untuk kaki berpijak, permainan ini memerlukan keseimbangan tubuh dan teknik tersendiri agar dapat berdiri dikedua bambu tersebut sambil berjalan. Memang sedikit sulit bila kita mempraktekan langsung. Permainan anak-anak ini juga tidak memerlukan biaya yang mahal, karena hanya memerlukan batang bambu saja.

5. Permainan Gundu (kelereng)

Permainan gundu/kelereng ini paling sering dilakukan anak laki laki, yang mana permainan ini memerlukan alat yang disebut kelereng, permainan ini ada berbagai macam yang mana pemain yang kalah akan kehilangan kelereng nya. Dari permainan ini anak yang memainkan juga harus tangkas dan konsentrasi untuk memenangkan permainan ini. permainan ini biasa nya sering dilakukan di permukaan tanah yang rata karena kelereng berbentuk bulat dan mudah menggelinding.

6. Permainan layang-layang

Dibalik permainannya yang sederhana ternyata ada manfaat lain dari permainan layang-layang ini, diantaranya menumbuhkan semangat kerjasama, mengenalkan anak-anak pada alam dan menumbuhkan semangat kerja keras. Permainan ini bahkan mampu menjadi media eksplorasi pengenalan lingkungan bagi anak-anak yang sesuai dengan fitrah anak untuk bermain, bergerak dan bahkan menjadi sumberkeceriaan. Coba bandingkan anak-anak yang sering bermain permainan ini pasti memiliki kemampuan motorik yang lebih gesit, cekatan, dan lincah dibandingkan anak dibesarkan oleh permainan digital.

7.Permainan bentengan
Permainan bentengan adalah salah satu permainan tradisional yang patut dilestarikan. Dalam permainan bentangan ini, para pemain dituntut untuk pandai berstrategi, kompak, mau bekerja sama dan tangkas. Jadi selain mengolah raga, permainan tradisional yang satu ini juga melatih mental dan mengasah kreativitas.
Cara Bermain:
Permainan bentengan ini lebih seru jika dimainkan oleh 6 orang atau lebih. Para pemain dibgi menjdi 2 kelompk sehingga masing2 kelompok berjumlah 3 orang. Masing kelompok memilih pohon / tiang sebagai bentengnya. Tugas para pemain adalah menjaga bentengnya agar tidak dikuasai lawan. Mereka juga harus melindungi teman2nya agar tidak ditawan musuh.

8.Permainan umbul

Dinamakan gambar umbul karena dalam permainan ini gambar yang diadu harus dilempar ke udara. Gambr yang menang adalah gambar yang tengadah kelihatan gambarnya dan yang kalah adalah gambar yang telungkup tidak terlihat gambarnya. Gambar umbul yg terkumpul terus dijepit diantara jari tengah dan telunjuk dan dijentikkan ke udara sehingga semua gambar beterbangan. seluruh peserta berdebar2 menunggu gambar jagoannya jatuh di permukaan tanah. Jumlah taruhan tergantung kesepakatannya. Semakin banyak jumlah taruhan, maka yang ikut main biasanya juga semakin sedikit, yang lainnya hanya menonton. Biar rame dan berlangsung lama biasanya jumlah taruhannya ckp satu gambar umbul saja.
Masih ada yang ingat dengan permainan tradisional lainnya yang belum disebutkan di atas? Share juga ya.. Sebagai pengingat dan juga usaha dari kita untuk tetap melestarikan budaya tradisional yang kian hari semakin tergerus dengan masuknya budaya modern sehingga terancam eksistensinya bahkan bila mungkin permainan tradisional ini punah dan tidak pernah dimainkan lagi oleh anak-anak di masa yang akan datang.
sumber:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s